Ujian nasional berbasis komputer secara umum diartikan sebagai evaluasi pembelajaran dalam bentuk tes prestasi belajar yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat untuk mengetahui pencapaian peserta didik pada mata pelajaran tertentu yang telah dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan dengan bantuan fungsi-fungsi seperangkat komputer.

Untuk mendukung program pemerintah tersebut MA PPM Al Hidayah adalah salah satu Madrasah Aliyah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dalam proses pelaksanaan UNBK terdapat satu orang teknisi (Sumini, S.Kom) dan satu orang proktor (M. Khamdani, S.Kom) dan beberapa pengawas dari MAN Model Kota Jambi serta dibantu oleh beberapa panitia pelaksana. Teknisi merupakan petugas yang mengawasi perangkat keras maupun aplikasi UNBK. Proktor bertugas untuk mengawasi pelaksanaan ujian di dalam ruang ujian dan melaporkan rintangan yang dihadapi peserta ujian dalam hal perangkat lunak atau aplikasi. Panitia sebagai penaggung jawab atas kelancaran UNBK. Dalam rapat panitia Sabtu, 7 April 2018 Dr. Apdoludin, S.Pd.I., M.Pd.I sebagai kepala MA PPM Al Hidayah mengatakan bahwa “UNBK adalah salah satu momen bersejarah bagi peserta didik yang mengikutinya, karena hasil uji kompetensi akan mempengaruhi langkah mereka untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dalam upaya memenuhi kebutuhan dunia pendidikan dewasa ini, maka peran panitia sangat penting dalam keberhasilan mereka.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tersebut dimulai pada hari senin s.d kamis 9-12 April 2018 dengan pembawa acara Ust. Sahidal Mursalim, S.IP. Dalam sambutan H. Misbahul Wathon, Lc sebagai direktur pendidikan dan pengasuhan mengatakan “peserta didik tidak perlu kawatir dengan UNBK, karena pondok pesantren sudah biasa menghadapi ujian yang lebih dahsyat daripada UNBK yaitu Ujian lisan yang berhadapan langsung dengan guru-guru, disamping itu peserta didik juga sudah dibekali dengan kemampuan komputer yang cukup, saat ini tawakkal kepada Allah yang diperlukan”. Hal ini disampaikan untuk memberi semangat kepada peserta didik.

Sementara itu Ust. Eko Firmansyah, S.Pd.I sebagai ketua panitia mengatakan “peserta didik harus serius dalam menghadapi serangkaian ujian yang ada di PPM Al Hidayah salah satunya adalah UNBK. Selain UNBK para peserta didik juga diarahkan untuk mempersiapkan diri mengikuti ujian pondok yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 April 2018 mendatang.

Dari 1066 seluruh jumlah santri PPM Al-Hidayah, peserta UNBK Madrasah Aliyah tahun ini adalah 92 santri. Dengan rincian 25 santri putra dan 67 santri putri.

Dalam upacara pembukaan UNBK di hadiri oleh; 1) Ust. H. Misbahul Wathon, Lc, 2) Dr. Apdoludin, S.Pd.I., M.Pd.I, 3) Ust. Eko Firmansyah, S.Pd.I, 4) Ust. H. Abu Hasan AS, Lc, 5) Ust. Taufiqurrahman, S.Pd., M.Pd, 6) Ust. Mas’adi, S.Pd.I, 7) Ust. Sahidal Mursalim, S.IP, 8) Ust. Fadhil Muhammad, 9) Ust. Amirullah, 10) Ustdzh. Budi Widia, S.Pd, 10) Ustdzh. Lili, S.Kom, 11) Ustdzh Berti Musyarofah, 12) Ustdzh Fitriayani harahap.

Acara ditutup dengan pembacaan do’a oleh Ust. Mas’adi, S.Pd.I. selanjutnya peserta didik memasuki ruangan ujian yang telah ditentukan.

Be Sociable, Share!

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.